top of page

Seperti apa sihhh IDOLA kalian Sobat?

  • Gambar penulis: harikaSoul
    harikaSoul
  • 10 Feb 2019
  • 2 menit membaca

Salah ga sih kita mengidolakan seseorang di dunia ini? Menurutku, tidak ada salahnya kok kita mengidolakan seseorang asalkan kita mengidolakan orang yang bener, mampu membuat kita berubah menjadi lebih baik, bahkan tidak melenceng dari ajaran agama dan menuntun menuju surgaNya. Wah siapa sih yang ga pengen bareng-bareng menuju surgaNya…. Bareng sang idola lagiii..


Aku mau sedikit berbagi ni mengenai salah satu idolaku. Ia menurutku merupakan salah satu bidadari surga dunia. Lembut tapi lantang, itu juga sifat dia yang aku idolakan. Bahkan masyaAllah ketika aku dan teman-temanku pertama kali melihatnya bahkan Alhamdulillah kami mendapat tempat yang jaraknya lumayan dekat dengannya, kami kagum akan kecantikannya. Karena kami biasa hanya melihatnya di TV ataupun Sosmed yang apabila dibandingkan dengan rupa aslinya sungguh berbeda. Ia sangatttt cantikkk. Tidak hanya outer beauty tapi juga inner beauty. Mau kan temen-temen menjadi orang yang tidak hanya memiliki outer beauty tapi juga inner beauty? Kuncinya apa? Perbaiki ibadah hehe.


Ngomong-ngomong masalah idola, aku termasuk tipe orang yang apabila mengidolakan orang tersebut, maka aku juga bisa mengidolakan keluarganya. Karena bagiku juga idola kita adalah mentor yang kita pilih sendiri. Kalau itu pilihanmu maka kamu akan lebih mudah untuk berproses kann. Cukup mudah apabila kamu ingin menjadi orang yang aku idolakan. Eaaa..apa tuh? Sholeh, cerdas. Rupa yang menawan itu bonus hehe. Dulu aku mengidolakan seseorang yang utama adalah kecerdasannya lalu rupa yang menawan, namun setelah aku mengetahui dan paham bahwa yang utama dan disukai Allah itu yang akhlaknya bagus, yaitu yang agamanya bagus. Sehingga aku mengubah prioritasku dalam mengidolakan seseorang. Sesuai dengan terjemahan ayat berikut ini, “Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.” [Asy-Syura/42:20]. Mungkin masih banyak ya ayat yang menjelaskan tentang pentingnya kita mengejar akhirat, tapi itulah salah satu yang menjadikanku pedoman untuk mengidolakan seseorang. Naudzubillah ya semoga kita dijauhkan dari sifat hubbud dunya (cinta dunia) yang berlebihan. Alih-alih mau mendapat kebahagiaan akhirat, kebahagiaan dunia aja mungkin bakalan susah kita dapatkan semuanya bahkan jangan sampai Allah tidak meridhai apa yang kita lakukan. Hidup cuma sekali. Disinilah kita diuji. Disinilah kita menyiapkan bekal sebaik-baiknya, sebanyak-banyaknya menuju kehidupan yang abadi. Apabila kita mengejar akhirat, maka otomatis dunia akan mengikuti. Fastabiqul Khairat. Berlomba lombalah dalam kebaikan.


Hal sederhana namun berpahala besar apabila konsisten dalam menjalankannya. Idolaku sebelum memulai untuk membagi ilmunya, kebiasaan yang dilakukan adalah dengan membaca al-faatiha, al ikhlaaas, al-falaq, an-naas, yang kemudian dilanjut dengan doa. Enak kan kalau kita membiasakan diri untuk mengingatNya dalam kondisi apapun, untuk memohon kemudahan dan keberkahan dalam segala aktivitas kita? Dan banyak cara lain untuk kita selalu mengingatNya dan menjauhi hal-hal yang dimurkaiNya. Nha mungkin tauladan dari idolaku ini bisa aku dan temen-temen terapkan. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Hehehe. Oiya jangan lupa !! Sebaik-baik idola hanyalah Rasulullah SAW. Jangan sampai kekaguman kita pada idola kita saat ini melebihi kagumnya kita pada Allah SWT dan Rasulullah SAW.Tungguin postingan selanjutnya sobaatt…..



By : Pradita C


 
 
 

Komentar


Jangan sampai ketinggalan, Subscribe Yuk!

bottom of page