Warung Ijonya Pak Sunda a.k.a K'pincoet 9
- harikaSoul

- 25 Feb 2019
- 2 menit membaca

Dingin-dingin kan enaknya makan yang anget-anget. Tapi inceran pertama mahasiswa rantau biasanya yang murah, kenyang, dan enak hahahaha. Tau ga sih sobat Harika, dimana tempat rekomendasi untuk makan yang murah, kenyang, dan enak? Khususnya di Kerto-an, daerah kos mahasiswa UB.
Aku ada rekomendasi nih di Kerto blablabla. Tempatnya ini di pojok, dengan cat warna hijau. Kecil sih warungnya, tapi ga pernah sepi dari pembeli. Menunya pun juga bermacam-macam ada bubur ayam, bubur ketan, mie ayam dll. Dan rasanya kalau aku sih suka-suka aja, enak kok. Dulu aku tau tempat ini dari rekomendasi teman, yang biasanya ia menyebutnya dengan “Pak Sunda”. Bahasanya sih emang bahasa Sunda gituuu. Tapi berbeda dengan temanku yang lain, ia menyebutnya dengan “warung ijo” karena seluruh cat nya warna ijo.
Penjualnya pun juga ramah kok. Bahkan dulu beliau pernah cerita, saat itu warga sekitar bakalan memberi tarif parkir untuk motor pelanggan beliau. Katanya sih motor pelanggan mengganggu jalanan, dan kurang rapi. Aku agak lupa dengan jawaban beliau secara rincinya. Intinya beliau agak kurang setuju dengan rencana warga. Ya tau kan, parkir biasanya 2000. Dan motor-motor itu ga mengganggu banget. Seandainya dipinggirin dan ditata rapi pun masih bisa.
Nhaaa sobat Harika, cus deh dicoba rekomendasi dari aku. Ada pesan moralnya juga nih ehehe. “makmurkan ekonomi tetangga”. Sebenernya ini juga terinspirasi dari salah satu dosenku sihhh, beliau selalu membiasakan untuk membeli yang sekiranya ada di warung kelontong ya belinya disana, bensin pun selalu beli di tetangga, ga pom bensin. Meskipun mungkin agak mahal selisih 1000 atau berapa, niatin aja juga sambil sedekah, membantu tetangga, meskipun kita ga kaya-kaya banget tapi kan sebisa mungkin kita juga memikirkan kebutuhan tetangga kan. Memudahkan urusan tetangga hehe insyaAllah kita juga bakalan dimudahkan kok sama Sang Pemberi Kemudahan. Contoh kecil sih ini, tapi dampaknya bagus. Dapat meningkatkan jiwa sosial kita, meningkatkan kerukunan, meningkatkan rasa syukur, dll.
Kalau sobat Harika ada rekomendasi lain, sabi sih tulis juga di kolom komentar ehehe….


Komentar